Minggu, 03 Maret 2019

Contoh Khutbah Jum’at Singkat Tentang Bahaya Mengeluh

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Untuk mengawali jumpa kita saat ini, terlebih dahulu kita semua panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah swt, karena dengan rahmat dan ridho-Nya kita bisa hadir dalam kesempatan kali ini dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat serta salam semoga tetap dilimpah curahkan kepada Nabi besar Muhammad saw, kepada para sahabatnya, para tabi’in-tabi’innya,serta kita sebagai umatnya.

Hadirin sekalian yang kami hormati.
Siapa didunia ini yang tidak pernah mengeluh? Rasanya tanpa disadari atau tidak kita semua pasti pernah mengeluh. Terkadang dalam doapun tersirat keluh kesah kita kepada Allah SWT. Sebuah keluh kesah yang dirasakan manusia adalah sebagai bentuk ketidakpuasan dari hidup yang dijalani, ketidak ikhlasan terhadap ketentuan yang Allah berikan. Mengeluh memang bukan sebuah solusi untuk memperbaiki ketidakpuasan manusia, dan manusia pun tahu itu. Tapi terasa atau tidak keluh kesah itu tetap keluar dari bibir setiap manusia pada umumnya.

Mengeluh juga sebagai bentuk tidak bersyukurnya kita terhadap nikmat yang Allah berikan kepada kita. Tidak bersyukur terhadap ketentuan yang Allah berikan untuk kita, padahal sesungguhnya Alla tahu mana yang terbaik untuk umatnya, seperti dalam firman-Nya dalam Qs. Al-Baqarah : 216,
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”
Ketika seseorang terlalu membebani pikirannya dengan segala aktifitas keluh kesah yang ada maka panca indrapun tak mampu lagi peka terhadap nikmat yang Allah SWT berikan.  Ia akan selalu membandingkan dirinya dengan orang yang ia anggap lebih beruntung darinya. Hati yang tidak damai, tidak tenang , merasa gelisah akan memenuhi hari-harinya. Padahal jikalau kita bisa menghitung nikmat yang Allah berikan tak akan pernah bisa terhitung, seperti dalam firman-Nya  dalam QS An-nahl : 18,

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya.”
Mengeluh sesungguhnya akan memperparah keadaan yang ada, membuat energi negatif menguasai diri kita. Disamping kita tidak bisa menikmati hidup yang indah ini, kita akan menjadi lebih terpuruk dari keadaan yang kita keluhkan sekarang. Bandingkan jikalau kita sebagai manusia yang banyak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan maka keuntungan yang kita dapatkan lebih banyak, ketenangan hati, keikhlasan, kesabaran dan semua energi positif bisa kita raih dalam kehidupan kita. Bukan hanya hal materi atau harapan  yang bisa tercapai yang membuat kita menjadi menikmati hidup ini. Tetapi bersyukurlah yang akan membuat kita bisa menikmati hidup. Orang-orang yang bersyukur akan senantiasa berserah kepada Allah SWT jika ia dihadapkan dalam kesulitan, karena ia yakin akan kasih sayang tuhan-Nya, seperti dalam firman Allah SWT dalam Qs. Al-Baqarah : 45,
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata”

Qs. At-Taubah : 129,
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal”
Akhir kata, semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur, tanpa harus menghiraukan keinginan untuk berkeluh kesah.
Wabilahitaufik Walhidayah Wassalamualaikum Warrahmatullahiwabarakatuh