Selasa, 05 Februari 2019

Contoh Pidato slami Singkat Tentang Tidak Cukup Dengan Istighfar

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato merupakan salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau khalayak ramai.
Fungsi pidato
  • Mempermudah komunikasi antar atasan dan bawahan.
  • Mempermudah komunikasi antar sesama anggota organisasi.
  • Menciptakan suatu keadaan yang kondusif di mana hanya perlu 1 orang saja yang melakukan orasi/pidato tersebut.
  • mempermudah komunikasi.

Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karier yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Dalam berpidato, penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi kita hendaknya diperhatikan serta kita harus percaya diri menyampaikan isi dari pidato kita, agar orang yang melihat pidato kita pun tertarik dan terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.


Baca Juga:



Praktik pidato
  • Biasanya dipraktikkan oleh pemimpin organisasi kepada anak buah organisasinya
  • Dipraktikkan oleh pemimpin atau pejabat negara guna mempermudah adanya komunikasi sehingga terciptanya keadaan yang demokratis
  • Dipraktikkan untuk menenangkan massa / khalayak ramai
  • Biasanya seorang pemimpin atau orang yang berpengaruh diwajibkan untuk menguasai teori pidato

Contoh pidato
  • Pidato kenegaraan
  • Pidato wisuda
  • Pidato kepemimpinan
  • Pidato keagamaan
  • Orasi
  • pidato singkat
Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan contoh pidato agama,contoh pidato tentang disiplin,contoh pidato tentang lingkungan, contoh pidato narkoba, contoh pidato yang menarik dan tidak membosankan, contoh pidato yang menarik perhatian, contoh pidato perpisahan, contoh pidato persuasif ,Contoh Pidato Bahasa Inggris , Contoh Pidato Bahasa Jawa , Contoh Pidato Bahasa Arab, Kumpulan Pidato , Koleksi Pidato Terbaru Lainnya.

Contoh Pidato



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua
Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya mengajak bapak-ibu semua untuk bertafakur sejenak, bukan kah kita tau bahwa bertafakur sejenak lebih baik dari beribadah satu tahun.

Kita sering kali terlupa dengan hukum keseimbangan yang pada intinya mengajarkan kepada kita bahwa hasil yang akan kita nikmati sesuai dengan usaha yang kita upayakan. Bahasa sederhananya hasil tidak akan mengkhianati usaha. Hal yang senada pun berlaku pada amal juga yaitu tidak ada amal yang sangat ringan pelaksanaannya di ganjar dengan pahala yang sangat besar. Mungkin sering kali kita berharap untuk dapat menukar suatu pekerjaan yang kecil dengan pahala yang besar, karena kita tahu bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

 Pengharapan ini sedikit banyak memiliki bahaya. Mangapa? Karena boleh jadi kita merasa seolah-olah sudah mempunyai banyak pahala padahal sebenarnya tidak sehingga kita terlena dan lengah untuk meningkatkan kualitas ibadah kita kepada-Nya. Misalnya, kita diajarkan bahwa selama kita mau bertobat maka Allah pasti akan mengampuni kita. Karena itulah para ulama menyuruh kita agar sering-sering mengucapkan istighfar, memohon ampun kepada-Nya. Yang menjadi pertanyaan adalah benarkah sesederhana itu menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan? Apakah hanya dengan mengucapkan istigfar, Allah akan menghapus dosa-dosa kita?

Marilah kita melihat bagaimana cara menghapus dosa menurut Rasulullah saw. Pada suatu ketika, Rasulullah saw bertanya pada para sahabatnya,’’Tahukah kalian siapakah orang yang dianggap bertobat itu? Para sahabat serentak menjawab,’’Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui ,’’ Maka Rasulullah pun bersabda: Barangsiapa bertobat tetapi tidak menambah ibadahnya, maka ia bukannya telah bertobat Barang siapa bertobat tetapi tidak merubah perilakunya, maka ia bukannya telah bertobat Barang siapa bertobat tetapi ia tidak mengganti temannya, maka ia bukannya telah bertobat Barang siapa bertobat tetapi tidak menuntut ilmu, tidak membuang sikap riya, tidak menyedekahkan kelebihan yang dimilikinya ataupun tidak meminta maaf kepada orang yang pernah disakitinya, maka ia bukannya telah bertobat. 

Hadirin Rahimakumullah
 Dari hadits Rasulullah tersebut, tampaknya kita tahu bahwa istigfar saja tidaklah cukup untuk mendapatkan pengampunan dari Allah. Bayangkan apa jadinya kelak jika kita merasa bahwa dosa kita telah lebur karena kita merasa sering beristigfar, padahal sejatinya dosa kita belum diampuni. Memang tampaknya tidak ada cara lain untuk mendapatkan surga selain berjuang keras dalam beramal shaleh yang di ridhai-Nya.
Mari kita hidupkan semangat jihad untuk memerangi nafsu dan setan yang selalu berusaha mengajak kita pada kemalasan dalam beramal shaleh. Semoga kita mampu menanamkan dalam jiwa kita masing-masing nasihat Nabi kita yang mulia,’’ Sabar dan menahan nafsu itu berat, tetapi menahan siksaan itu, jauh lebih berat dari pada menahan nafsu.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, kurang lebihnya mohon dapat dimaklumi dan dimaafkan.
 Billahi taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.