Minggu, 17 Februari 2019

Contoh Khutbah Jumat Tentang Puasa Di Bulan Suci Ramadhan

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Alhamdulillah pada hari ini kita bisa bertemu di bulan Ramadhan yang berkah ini, untuk itu ceramah kita kali ini akan membahas bagaimana puasa yang di syariatkan oleh Islam. Puasa yang disyariatkan dalam agama islam bukan hanya berkaitan dengan menahan diri dari makan dan minum melainkan menahan diri dari hal-hal yang menimbulkan dosa. Jika di ibaratkan, bukan hanya mulut dan perut yang berpuasa melainkan seluruh anggota tubuh termasuk hati dan pikiranpun ikut berpuasa.
Rasulullah saw pernah bersabda,’’Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum (HR. Al-Bukhari, Ahmad dan lainya). Puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu pilar islam karena keberadaannya merupakan salah satu rukun islam. Puasa tersebut mensyaratkan kita agar tidak hanya berpuasa secara lahiriah saja melainkan juga batiniah. Bukan hanya tentang menahan lapar tapi tntang menahan diri dari hawa nafsu.

Dengan puasa kita diharapkan lebih bersabar dalam menjalani hidup, dengan puasa kita diharapkan tidak mengeluarkan perkataan kotor yang menyakiti hati orang lain, dengan puasa kita diharapkan untuk menjaga perbuatan agar terhindar dari perbuatan yang tidak perlu, dan dengan puasa kita diharapkan mampu menjaga pikiran dari segala prasangka dan hal-hal yang tidak baik.
Ada beberapa hadits nabi yang bisa dijadikan panduan tentang bagaimana seharusnya umat muslim berpuasa, diantaranya berkenaan dengan pentingnya menjaga puasa dengan tidak menodainya oleh dosa-dosa yang berasal dari hati, pikiran dan perbuatan
. Dalam hadits dikatakan, ‘’ betapa banyak orang puasa, bagian dari puasanya hanya lapar dan dahaga’’. (HR. Ahmad, hasan shahih).
Sungguh merugi jika nilai puasa yang kita jalankan hanya untuk menahan kebutuhan perut padahal mungkin perintah puasa di tujukan agar kita mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang dinilai tidak baik dan tidak perlu.