Rabu, 27 Februari 2019

Contoh Khutbah Jum’at Singkat Tentang Bunuh Diri

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
لْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْداً، وَأَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِقْرَاراً بِهِ وَتَوْحِيْداً، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً مَزِيْداً
أَمَّا بَعْدُ أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى
 
Hadirin Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah.
Membunuh diri kita dikarenakan tak sanggup menahan derita, menanggung cobaan yang Allah tentukan untuk kita adalah sebuah dosa besar. Hidup dan matinya kita Allah yang menentukan, lalu bagaimana bisa seseorang berfikir bahwa setelah ia bunuh diri penderitaannya akan berakhir? Apakah ia lupa akan kehidupan diakhirat? Yang akan menjadi sebuah pertanggung jawaban kita kepada Allah. Lalu bagaimana untuk orang yang tak mampu menghargai kehidupan ini diakhirat kelak? Rasulullah SAW menerangkan begitu mengerikannya pelaku yang melakukan bunuh diri di akhirat kelak. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :

“Siapa yang bunuh diri dengan senjata tajam, maka senjata itu akan ditusuk-tusukannya sendiri dengan tangannya ke perutnya di neraka untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan racun, maka dia akan meminumnya pula sedikit demi sedikit nanti di neraka, untuk selama-lamanya; dan siapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka dia akan menjatuhkan dirinya pula nanti (berulang-ulang) ke neraka, untuk selama-lamanya,” (HR. Muslim).
Dalam agama Islam, bunuh diri dengan alasan apapun adalah haram. Allah SWT melarang umatnya untuk melakukan pembunuhan ataupun bunuh diri. Bagi mereka yang melanggarnya arakan diancam dengan neraka dan ia akan kekal di dalamnya. Allah SWT berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." [QS. An-Nisa' ayat 29]
"Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." [QS. An-Nisa' ayat 30]

Hadirin Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah.
Keimanan dan ketakwaan seseorang akan mampu menghalau kita pada perbuatan dosa tersebut. Orang beriman akan tahu bahwa disetiap cobaan yang Allah berikan aka nada hikmah yang bisa kita ambil. Karena cobaan tidak memilih-milih kepada siapa ia akan datang, baik kepada orang beriman, ataupun belum beriman. Allah untuk memberi cobaan kepada kita sehingga akan tampak kesabaran dari umat-Nya yang beriman. Dan hal itu akan menjadi pengampun buat dosa-dosa kita jika kita mampu melaluinya dengan sabar.
Seorang muslim itu selalu mendapatkan kebaikan dalam urusan mereka. Ketika ia mendapatkan kesenangan, maka ia akan bersyukur. Dan bila tertimpa musibah, ia akan bersabar, semua itu akan membawa kebaikan baginya. Terjadinya musibah bagi seseorang, tidaklah menunjukkan kehinaan seorang hamba di sisi Allah SWT. Melainkan keimanan, ketaatan dan ketakwaan kepada Allah lah sebab kemuliaan seorang muslim. Allah memberi cobaan para hamba-Nya dengan musibah dan kenikmatan, yakni keburukan dan kebaikan. Allah berfirman:
"Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan(yang ssebenar-benarnya)..." (Al-Anbiya : 35)

Semoga kita semua termasuk kedalam orang-orang mulia, yang apabila mendapat ujian kita senantiasa bisa bertawakal dan bersabar menghadapinya. Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ