Minggu, 03 Februari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang Musuh dan Teman Setan

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua
 Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin yang dimuliakan Allah
 Siapa yang tidak mengetahui setan? Mahluk yang selalu ingin menyesatkan manusia ini tentunya memiliki teman dan musuh. Tidak hanya dari kalangannya sendiri melainkan dari kalangan manusia.
Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa pada suatu ketika Nabi Muhammad saw didatangi oleh seorang laki-laki tua yang sebenarnya merupakan penjelmaan iblis la’natullah’alaih. Lalu Rasulullah saw. bertanya,’’Siapa kamu? ‘’ Iblis menjawab,’’Aku Iblis.’’Untuk keperluan apa kamu datang kepadaku? Tanya Nabi saw. Iblis kembali menjawab,’’Aku diperintahkan oleh Allah untuk menjawab ,’’Aku diperintahkan oleh Allah untuk menjawab apa yang Engkau tanyakan padaku.
Maka nabi saw bersabda,’’Jika demikian, wahai Mal’un (mahluk terkutuk), beri tahukan kepadaku ada berapa macam dari umat-umatku yang menjadi musuh-musuhmu? ‘’Ada lima belas macam orang-orang yang menjadi musuhku. Dan musuhku yang paling utama adalah (1) Engkau Muhammad; (2) pemimpin yang adil; (3) orang kaya yang dermawan; (4) pedagang yang jujur (5) orang alim (berilmu) yang khusyuk dalam ibadahnya; (6) para juru dakwah; (7) mukmin yang baik hatinya; (8) seorang yang istiqomah dalam tobatnya; (9) mukmin yang senantiasa menghindari perbuatan dosa; (10) mukmin yang selalu dalam keadaan suci; (11) mukmin yang gemar bersedekah; (12) mukmin yang baik budi pekertinya; (13) mukmin yang banyak memberi manfaat bagi orang lain; (14) Mukmin yang gemar membaca Al-Quran; (15) Mukmin yang mengerjakan shalat malam.
Kemudian Nabi Muhammad saw, bertanya,’’Kemudian siapakah dari umat-umatku yang menjadi teman-temanmu?,’’Iblis pun menjawab,’’ Ada sepuluh macam dari umat-umatmu yang menjadi teman-temanku: (1) pemimpin yang zalim; (2) orang kaya yang sombong; (3) pedagang yang curang; (4) para peminum minuman keras; (5) para penghasut dan pengadu domba; (6) para pezina; (7) orang yang memakan harta anak yatim; (8) orang-orang yang menyepelekan shalat; (9) orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat; (10) orang yang panjang angan-angan, yakni mereka yang mabuk dengan kesenangan duniawi.

Hadirin Rahimakumullah
Demikianlah beberapa macam orang yang menjadi musuh dan teman syetan, semoga kita menjadi manusia yang tidak disukai setan karena ketaatan kita pada-Nya. Semoga kita tidak tergolong teman-teman setan. Akhir kata, semoga sedikit yang saya sampaikan dapat bermanfaat. Mohon bila ada salah kata dan sikap. Dan saya ucapkan terima kasih
Billahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh