Sabtu, 02 Februari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang Manusia dalam pandangan setan

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua
 Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin Yang Saya Hormati
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya menyampaikan sebuah kisah yang dapat memandu kita untuk memahami bagaimana sebenarnya pandangan setan terhadap manusia.
 Wahab ibn Munabbih r.a. berkata,’’ suatu hari iblis bertemu dengan Nabi Yahya a.s., Kemudian Nabi Yahya a.s. berkata,’’Hai iblis beritahukanlah kepadaku tabiat anak cucu Adam dalam pandanganmu?’’ iblis menjawab,’’Dalam pandanganku mereka terbagi dalam ktetiga kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang kedudukannya sepertimu, terjaga dari dosa dan terhindar dari kemaksiatan. Kelompok kedua adalah orang-orang yang jau dari bimbingan Tuhan. Jumlah mereka sangat banyak , mereka aku permainkan sesuka hatiku seperti bola kecil di tangan anak-anakmu. Dan kelompok ketiga adalah mereka yang sangat menyakiti perasaanku. Kubujuk mereka dengan rayuanku sehingga mereka mengikuti keinginanku. Tetapi tidak lama kemudian mereka sadar dan bertobat, maka sia-sialah semua usahaku untuk menjebak dan menjerumuskannya.’’

Namun, Iblis tidak menyerah sampai di situ. Selama manusia masih menghembuskan nafasnya, selama itu pula iblis dan pasukannya merancang perangkap yang lebih dashyat lagi. Nyaris tidak tampak sebagai suatu dosa dan kejahatan. Apabila perlu iblis akan menggunakan kedok ‘agama’ dan bendera ‘kebenaran’. Meskipun bendera kebenaran tersebut hanyalah sebuah pembenaran. Hari ini, bukankah kita semakin sulit untuk menemukan kebenaran yang sesungguhnya. Sepertinya masa ini adalah masa dimana kebenaran menjadi suatu hal yang sulit dicari dan menjadi begitu mudah terkoyak dengan kesesatan.

Hadirin yang dirahmati Allah
 Abu bakar r.a. meriwayatkan bahwa Nabi Saw. bersabda: ‘’Perbanyaklah membaca tahlil dan istighfar karena iblis yang dilaknati Allah berkata,’’Aku binasakan manusia dengan perbuatan dosa dan maksiat, tetapi mereka merusakku dengan tahlil dan istighfar, maka kuhancurkan kembali mereka dengan memperturutkan hawa nafsu, sedangkan mereka mengira bahwa mereka melakukan kebenaran.’’

Hadirin yang dirahmati Allah
Sejatinya setan begitu membenci manusia dan bertekad untuk menghancurkan manusia sehingga ia bisa mendurhai-Nya dan berakhir di neraka. Siapa yang tahu setan begitu cerdas mengganggu dan menggoda manusia hingga setan menyihir mata manusia untuk melihat kesesatan sebagai kebenaran dan begitupun sebaliknya. Sebelum ceramah ini diakhiri, marilah kita memohon kepada Allah yang Maha Melindungi agar kita selalu dilindungi dan dijaga dari berbagai bentuk perangkap setan yang ingin menjebak manusia dalam kesesatan. Semoga kita dianugerahi ilmu dan kemampuan beribadah kepada-Nya secara benar dan baik.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf terhadap semua kekurangan dan hal-hal yang kiranya kurang menyenangkan selama ceramah ini berlangsung. Semoga ilmu yang telah disampaikan bermanfaat. Terima Kasih
Billah Taufik Walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh