Rabu, 06 Februari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang Bahaya Dari Kesombongan

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
 Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua
Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin Rahimakumullah
 Pada kesempatan kali ini izinkan saya untuk sedikit menyampaikan ilmu tentang bahaya dari kesombongan dan sikap membanggakan diri. Sikap sombon adalah sikap menghargai diri sendiri denan berlebihan atau menganggap dirinya lebih tinggi, lebih unggul, lebih hebat, dan lebih segala-galanya dibanding orang lain; sehingga ia mengagumi kebesaran dan keunggulan dirinya sendiri.
Bahaya dari sikap sombong ini adalah dapat menutup hati seseorang untuk menerima kebenaran yang disampaikan oleh orang lain kepadanya; lebih-lebih nasihat yang disampaikan oleh orang yang dinilai lebih rendah darinya Banyak ayat-ayat AL-Quran yang mengutuk orang-orang yang menyombongkan dirinya, salah satunya tertulis dalam Qs An-Nahl ayat 29 yang artinya: Oleh sebab itu, masukilah pintu-pintu neraka jahannam kamu kekal di dalamnya, maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.’’

Hadits Rasul pun telah meperingatkan akan bahaya kesombongan tersebut, seperti yang telah disabdakan Rasul: Tidak akan masuk syurga seseorang yang mempunyai sifat sombong sekalipun sebesar biji atom. Dalam hadits lain juga dikatakan: Ada tiga golongan yang masuk neraka, yaitu: penguasa yang dzalim (berbuat kejam), orang kaya yang tidak mengeluarkan zakatnya, dan orang fakir yang berlaku sombong. Dan sabdanya lagi: Tidak seorangpun yang berjalan dengan sombong dan yang membanggakan dirinya, melainkan dia akan bertemu dengan Allah dalam keadaan menerima kemurkaan-Nya. (HR. Thabrani dari Ibnu Umar)
Dari beberapa penjelasan tentang kesombongan tersebut dapat diketahui bahwa kesombongan memiliki banyak maca bentuknya baik dari perkataan, perbuatan, dan sikap lainnya. Singkatnya, kesombongan ini begitu rentan menghinggapi manusia. bahkan sering kali begitu saja ada dalam diri manusia, dan sulit untuk dikembalikan.

Hadirin Rahimakumullah
Barang kali, demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua bisa mengahalau setiap bentuk kesombongan yang sering kali muncul tanpa diduga. Akhir kata mohon maaf kekeliruan dan kekhilafan yang saya lakukan, dan terima kasih atas perhatiannua. Semoga bermanfaat
Billahi taufiq walhidayah, wassalamua’laikum warahmatullahi wabarakatuh.