Selasa, 29 Januari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang memaknai arti Ka’bah

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
 Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.
Hadirin Rahimakumullah
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya menyampaikan sedikit ilmu tentang arti dan ma’kna ka’bah. Ka’bah sebagai kiblat umat islam ini tentunya menjadi hal yang familiar di telinga ita lalu apa sebenarnya arti dan mana ka’bah itu sendiri? Dalam bahasa arab kata ka’bah terdiri dari tiga huruh yaitu kaf , ‘ain, dan ba yang secara harfiah sangat banyak artinya. Namun para ahli bahasa mengambil makna yang terpenting, diantaranya bermakna tinggi dan menyendiri. Pendapat lain mengatakan bahwa maknanya adalah persegi empat.

 Hadirin Rahimakumullah
Ka’bah adalah tempat ibadah yang setiap harinya tidak pernah kering dari aktivitas ibadah umat muslim berkaitan dengan makna ka’bah Syekh Ibnu Mandzur mengatakan bahwa makna asalnya adalha sesuatu yang agung ditempatkan di atas kaki manusia (Kitab Mukhtar Shahah jilid 1 halaman 27). Imam Lihyani mengatakan dalam kitab lisanul arab bahwa orang arab mengatakan setiap rumah yang berbentuk persegi empat di sebut ka’bah.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa baitullah di sebut ka’bah karena dua alasan: pertama, karena bentuknya yang persegi empat dan yang kedua adalah arena ditinggikannya bangunan itu. Ini adalah makna ka’bah secara harfiah sedangkan secara istilah ka’bah memiliki arti sebagai rumah Allah yang suci.

 Hadirin Rahimakumullah
Keberadaan ka’bah menjadi sangat berharga bagi umat muslim, rumah Allah ini adalah tempat yang dirindukan oleh berjuta-juta umat muslim di dunia. Setiap orang ingin mengunjungi baitullah tapi tidak semua orang bisa mendapatkannya. Di Indonesia sendiri untuk melaksanakan ibadah haji, umat muslim harus mengantri beberapa tahun lamanya. Oleh karena itu ada beberapa orang yang mungkin lebih memilih umroh terlebih dahulu sebelum berhaji.
Indah sekali rasanya jika kita diberi kesempatan agar mampu mengunjungi rumah Allah yang suci ini. Agaknya begitu mendamaikan jika suatu saat nanti kita mampu beribadah di masjidil haram dan menikmati indahnya dzikir di tempat yang paling mungkin dapat mendeatkan diri kita kepada Allah.

Hadirin Rahimakumullah
Barangkali, demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga ceramah tentang makna ka’bah ini menjadi awal mula perjalanan kita menuju baitullah. Akhir kata semoga bermanfaat, mohon maaf atas segala kekurangan dan kehilafan selama pencermahan ini berlangsung.
 Billahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh