Jumat, 25 Januari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang Memaknai Sikap Adil

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

 Hadirin yang dimuliakan Allah
Kita mungkin tidak asing dengan istilah adil atau yang semakna dengannya yaitu keadilan? Barang kali tidak sedikit yang meneriakan hal-hal yang kaitannya dengan keadilan, misalnya tuntutan masyarakat agar pemerintah berlaku adil, atau tuntuntan dari beberapa orang yang menuntut keadilan hokum bagi siapapun agar tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Keadilan sangat dibutuhkan dalam kehidupan tidak hanya dalam skala besar yang kaitannya dengan Negara dan bangsa, bahkan dalam lini keluarga pun keadilan sangat dibutuhkan. Nampaknya, kata adil begitu dirindukan dan di elu-elukan oleh setiap orang karena dewasa ini orang begitu sulit mencari kehidupan yang adil. Lalu sebenarnya apa makna adil itu sendiri?

Dalam islam, kata adil menjadi kata kunci bagi segalanya. Bahkan keberadaannya disebut berulang kali dalam Al-Quran meskipun tidak selalu menggunakan istilah adl, yakni terkadang disebut n. dengan al-qist serta al-misl. Semua kata itu bermuara pada satu makna yaitu adil. Tapi apa sebenarnya makna adil itu? Secara etimologis, adil berarti tidak berat sebelah, tidak memihak, atau menyamakan yang satu dengan yang lain. Sedang menurut istilah adil berarti mempersamakan yang satu dengan yang lain, baik dari segi nilai maupun ukuran, sehingga sesuatu itu tidak berat sebelah dan tidak berbeda satu sama lain. Adil juga bermakna berpihak atau berpegang pada kebenaran. Pengertian lainnya adalah bahwa adil dimaknai dengan meletakan sesuatu pada tempatnya. Dalam Al-Quran banyak ayat yang memerintahkan manusia untuk berlaku adil walaupun dengan keadilan itu memberikan kerugian pada dirinya sendiri. Diantara ayat tersebut adalah perintah agar manusia berlaku adil dan berbuat kebaikan serta menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar. (QS. 16: 90). Perlakuan adil wajib ditegakkan pada siapa saja kendati terhadap orang yang tidak seagama (QS. 42; 15). Alas an apapu tidak dapat terima untuk tidak berlaku adil termasuk ketidaksenangan terhadap orang tertentu.

Hadirin yang dimuliakan Allah
Unsur adil ini ternyata diperlukan dan dapat ditegakan dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam periwayatan hadits, adil menjadi salah satu kriteria penyampai hadits untuk menentukan apakah hadits yang diriwayatkannya bernilai shahih, hasan atau bahkan dhaif. Adil dalam ilmu hadits ini bermakna dengan ketaatan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, menjauhkan diri dari perbuatan keji, memelihara hak dak kewajiban, memelihara lidah dari kata-kata yang dapat merusak ajaran agama dan berani menegakan yang benar. Subhanallah, betapa dalam makna adil itu sendiri.

Dalam peradilan, beberapa ayat Al-Quran menjelaskan kewajiban bagi para penegak hokum untuk berlaku adil dalam menetapkan atau memutuskan perkara diantara manusia sebagai pencari keadilan. Siapa yang tidak menetapkan hukum Allah berdasarkan apa yang telah diturunkan Allah berarti termasuk kafir serta berlaku aniaya dan fasik (QS. 5: 44, 45 dan 47). Maksud dari ‘apa yang diturunkan Allah’ antara lain berlaku adil, membayarkan amanah kepada yang yang berhak menerimanya, tidak memutuskan hokum berdasarkan hawa nafsu, dan sebagainya (QS. 5; 42, 49 dan 4; 58).
Saudaraku, ternyata bukan hal yang mudah mendefinisikan keadilan apalagi memaknainya dengan benar. Namun meskipun demikian unsur adil ini menjadi pemegang kendali agar kehidupan yang berlangsung tidak semrawut dan kacau balau. Adil ini pun yang menjadi harapan berjuta-juta orang di negeri ini atau bahkan di seluruh dunia. Keadilan menjadi kunci bagaimana kehidupan yang benar dapat berlangsung.

Meskipun terlalu kompleks untuk memaknai apa itu adil tapi tampaknya ada satu poin penting yang harus kita ketahui. Yaitu bahwa adil adalah sifat yang harus dimiliki bagi setiap orang untuk menegakan kebenaran kepada siapapun tanpa kecuali dalam setiap aspek kehidupan. Kebenaran ini menjadi hal yang dicari, diperjuangkan dan ditegakan oleh para pemilik keadilan.
Barangkali demikianlah yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon dapat dimaklumi dan dimaafkan. Billahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.