Sabtu, 26 Januari 2019

Contoh Ceramah Singkat Tentang Bahaya Marah

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Hadirin Rahimakumullah
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya sedikit mengulas sedikit tentang apa itu marah. Wah, barang kali semua hadirin pasti tahu dan pernah merasakan marah itu sendiri. Marah atau ghadab dikatakan sebagai salah satu penyakit hati yang digerakan oleh nafsu. Meskipun demikian para ahli ilmu berkata bahwa ada marah yang terpuji, ada yang tercela dan juga ada yang terlarang.
Marah yang terpuji terdiri dari dua perkara. Pertama marah dalam mempertahankan diri dari fitnah dan hinaan orang lain. Kedua, marah dalam mempertahankan agama dari serangan musuh. Marah tercela adalah bentuk perkataan keras pada seseorang yang melakukan kesalahan misalnya dalam pekerjaan. Meskipun tercela di harapkan dapat menjadi peringatan bagi orang yang melakukan kesalahan agar tidak mengulangi hal yang serupa. Sedangkan marah yang terlarang adalah marah yang lahir dari sifat sombong dan congkak, hasud dan dengki, atau karena berebut pengaruh dan kedudukan.

Hadirin Rahimakumullah
Bukankah ketika marah kita seolah-olah dikuasai oleh kebencian? Maka ketika marah tak jarang kita tak dapat berpikir jernih. Lalu apa saja bahaya dari salah satu pintu setan ini? Beberapa bahaya dari sifat ghadhab adalah: Yang pertama dari bahaya ghadab adalah merusak keimanan. Rasulullah Saw. Bersabda,’’ Marah itu dapat merusak iman seperti pahitnya jadam merusak madu.’’ (HR. Al-Baihaqi)
Yang kedua adalah mengundang murka Allah di dunia dan laknat Allah di akhirat, karena seorang pemarah akan mudah terjerumus ke dalam rangkaian dosa-dosa yang diakibatkan oleh hati, akal, pikiran dan emosi yang tak terkendali.

Yang ketiga adalah menyulut api kebencian, hasud, dendam, dan permusuhan sekaligus memutuskan tali persaudaraan. Akibatnya kawan bertambah susut, yang benci bertambah banyak, musuh bertambah gembira memperolok-olokan, orang yang dengki bertambah suka mempermainkan, dan kawan-kawan menjadi senang mencemoohkan.
Yang keempat adalah bahwa tak dapat dipungkiri mereka yang sedang marah mukanya menjadi kusut dan tidak enak dipandang. Perkataannya menjadi kotor dan tidak sedap didengar. Apalagi jika sikapnya kasar, tentunya sangat tidak menyenangkan?
Yang kelima adalah mudah terserang penyakit. Diantara penyakit yang sering menghinggapi orang-orang yang marah adalah darah tinggi, stroke dan jantung. Sedangkan secara batiniah marah ini sangat mungkin menjadikan seseorang keras hati dan sombong.

Hadirin Rahimakumullah
Tentunya bukan hal yang mudah untuk mengendalikan amarah, karena kita lebih cenderung untuk ingin meluapkan semua kekesalan yang ada di hati kita dengan marah. Maka dari itu, sangat wajar jika mereka yang berjiwa kuat adalah mereka yang mampu mengendalikan diri ketika marah. Mereka mampu meredam kobaran emosi dan menguasainya sehingga tidak hilang kendali. Nampaknya perlu proses dan waktu untuk dapat mengendalikan amarah sehingga perbaikan diri setiap waktu adalah hal yang sangat diperlukan.

Saudaraku, Barang kali demikianlah yang dapat saya sampaikan, sungguh yang menyampaikan tidak lebih baik dari yang mendengarkan. Akhir kata semoga bermanfaat dan mohon maaf terhadap setiap kesalahan dan kekurangan ketika penceramahan ini berlangsung.
Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh