Selasa, 11 Desember 2018

Contoh Pidato Singkat Tentang Mengajarkan Kasih Sayang Kepada Anak

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal/peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato merupakan salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan banyak anak buahnya atau khalayak ramai.

Fungsi pidato
  • Mempermudah komunikasi antar atasan dan bawahan.
  • Mempermudah komunikasi antar sesama anggota organisasi.
  • Menciptakan suatu keadaan yang kondusif di mana hanya perlu 1 orang saja yang melakukan orasi/pidato tersebut.
  • mempermudah komunikasi.

Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karier yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya. Dalam berpidato, penampilan, gaya bahasa, dan ekspresi kita hendaknya diperhatikan serta kita harus percaya diri menyampaikan isi dari pidato kita, agar orang yang melihat pidato kita pun tertarik dan terpengaruh oleh pidato yang kita sampaikan.


Baca Juga:

Contoh Pidato Singkat Tentang Pentingnya Paendidikan Karakter Anak Usia Dini




Praktik pidato
  • Biasanya dipraktikkan oleh pemimpin organisasi kepada anak buah organisasinya
  • Dipraktikkan oleh pemimpin atau pejabat negara guna mempermudah adanya komunikasi sehingga terciptanya keadaan yang demokratis
  • Dipraktikkan untuk menenangkan massa / khalayak ramai
  • Biasanya seorang pemimpin atau orang yang berpengaruh diwajibkan untuk menguasai teori pidato

Contoh pidato
  • Pidato kenegaraan
  • Pidato wisuda
  • Pidato kepemimpinan
  • Pidato keagamaan
  • Orasi
  • pidato singkat
Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan contoh pidato agama,contoh pidato tentang disiplin,contoh pidato tentang lingkungan, contoh pidato narkoba, contoh pidato yang menarik dan tidak membosankan, contoh pidato yang menarik perhatian, contoh pidato perpisahan, contoh pidato persuasif ,Contoh Pidato Bahasa Inggris , Contoh Pidato Bahasa Jawa , Contoh Pidato Bahasa Arab, Kumpulan Pidato , Koleksi Pidato Terbaru Lainnya.

Contoh Pidato



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
 Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin

 Hadirin Rahimakumullah
Abdullah bin Jafar berkata kepada Ibnu Zubair : Apakah engkau ingat ketika kita, aku, engkau dan Ibnu Abbas bertemu dengan Rasulullah Saw? Ia menjawab: Ya.’’ Ia berkata: Beliau saat itu menggendong kami dan meninggalkan kamu. Ismail berkata sekali lagi: Apakah engkau ingat ketika kita, aku, engkau dan Ibnu Abbas bertemu dengan Rasulullah Saw? Ia menjawab Ya, Lalu beliau menggendong kami dan meninggalkan kamu.’’ (HR. Ahmad).
 Hadits ini menjelaskan bahwa ketika Abdullah bin jafar, Ibnu Zubair dan Ibnu Abbas bertemu sesudah dewasa, mereka mengingat peristiwa nostalgia bersama Rasulullah Saw. pada masa kanak-kanak mereka. Peristiwa yang dialami ketiga sahabat ini membangkitkan semangat kecintaan kepada Rasulullah Saw. yang telah wafat mendahului mreka. Sealipun mereka tidak bertemu lagi dengan Rasululllah Saw. dengan mengingat pengalaman mereka bersama beliau, timbul rasa kasih sayang kepada beliau.

Kasih sayang kepada seseorang yang dicintai merupakan gejolak perasaan yang terus dapat mengikat persaudaraan dengan orang yang dicintai. Orang yang masih mengingat dengan baik orang lain yang berjauhan atau telah wafat berarti memiliki ikatan emosional yang kuat. Hal ini merupakan bukti betapa berhasilnya Rasulullah saw. menanamkan kasih sayang kepada para sahabatnya meskipun saat itu mereka masih kanak-kanak.
 Dalam menanamkan kemampuan anak memiliki kasih sayang kepada orang lain, orang tua dapat menempuh cara seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw, yaitu memperlakukan anak-anak dengan penuh kasih sayang pula seperti halnya menggendong. Perlakuan seperti ini terbukti menggoreskan kesan mendalam pada diri Abdullah bin Jafar yang merupakan cucu kemenakan Rasulullah Saw. sehingga ketika dewasa yang bersangkutan tetap teringat oleh perlakuan Rasulullah saw. kepada dirinya. Pada akhirnya pengalaman manis bersama Rasulullah berbuah kecintaan dan kasih sayang yang kuat kepada beliau dalam diri para sahabatnya.

 Dalam mengajarkan kasih sayang kepada anak tak ada cara yang lebih ampuh selain menyayangi anak itu sendiri dengan baik dan benar dan selalu dilandasi pemahaman pada anak. Cara Rasulullah Saw. memperlakukan anak-anak dalam hadits tersebut kiranya dapat kita contoh untuk dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.
 Saudaraku, demikianlah yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya mohon dimaklumi dan dimaafkan. Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.