Kamis, 13 Desember 2018

Contoh Ceramah Singkat Tentang Taqwa

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah atau pidato keagamaan adalah ceramah yang dilakukan oleh ahli agama atau biasa disebut ustad yang notabennya mempunyai ilmu agama lebih dan dibagikan kepada orang lain dengan tujuan agar banyak yang paham dan mengerti ilmu agama tersebut.

Nasihat menasihati merupakan kewajiban bagi setiap muslim atas muslim yang lainnya. Seorang muslim wajib mengingatkan saudaranya agar mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala macam bentuk kemaksiatan.Salah satu bentuk nasihat menasihati antara sesama muslim ialah dengan menyampaikan kultum singakat atau ceramah singkat untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang tercela.


Berikut ini adalah contoh ceramah singkat. Mulai dari contoh ceramah pendidikan, contoh ceramah singkat sabar, contoh ceramah tentang ibu, contoh ceramah pergaulan bebas, contoh ceramah menuntut ilmu, contoh ceramah singkat tentang narkoba, contoh ceramah kebersihan, contoh ceramah  kesehatan, contoh ceramah media sosial, contoh ceramah, contoh ceramah tentang aurat, contoh ceramah tentang berbakti kepada orang tua, kumpulan teks ceramah, ,ceramah singkat tentang sedekah, teks ceramah agama, ceramah singkat tentang ilmu, ceramah tentang pendidikan, contoh ceramah umum, contoh teks ceramah umum  , dll.


Ceramah Yang Sering Di Cari:



Contoh Ceramahnya



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang saya hormati teman-teman dan hadirin semua. Marilah kita bersama – sama panjatkan puja, puji, dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Semesta Alam karena atas berkah, rahmat dan hidayahnya kita semua dapat berkumpul di tepat yang Insya Allah mulia ini Shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan ke pada junjungan kita – manusia terbaik sepanjang zaman yakni besar Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga kita semua kelak mendapatkan syafaatnya. Aamiin

Hadirin Rahimakumullah
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya menyampaikan sedikit ilmu tentang taqwa. Barang kali disini ada yang mempertanyakan mengenai apa itu taqwa. Sederhanya taqwa adalah melaksanakan perintah Allah dan mencegah larangannya.
Pada praktiknya orang yang bertaqwa adalah mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rizki, iman kepada kitab-kitab suci, dan meyakini kehidupan akhirat (QS. Al-Baqoroh: 3-4). Selain itu mereka yang bertaqwa adalah mereka yang dermawan di kala lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, pemaaf, selalu ingat Allah, istighfar dan taubat dari kesalahannya. (QS. Al-Imran: 134-135).

Taqwa merupakan bekal yang terbaik dimana dan kapanpun. Nabi bersabda,’’ ittaqulloha haitsuma kunta, wa atbi’is sayyiata alhasanata tamhuha, wakholiqinnasa bi khuluqin hasanin’’. (HR. At-Tirmidzi), yang artinya : Bertaqwalah kepada Allah dimanapun kamu berada, ikutilah perbuatan buruk dengan kebaikan, niscaya menghapusnya. Dan bergaulah dengan manusia dengan perangai yang baik’’. Kualitas taqwa menentukan ketinggian derajat kemuliaan di sisi Allah, sebagaimana difirmankan,’’ Inna akromakum ‘indAllahi atqokum (QS. Al-Hujurot: 13), yang artinya sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa’’.
Dari Amirul Mukminin Ali Bin Abi Thalib diriwayatkan bahwa beliau berkata: ‘ Sebaik-baik orang di dunia ini adalah orang yang dermawan, dan sebaik-baik orang di akhirat nanti adalah orang yang bertaqwa’’. (Al-Qusyairi, 2002: 143).

Saudaraku, buah dari taqwa adalah pencapaian kebahagiaan di dunia dan akhirat (Hasanah Fid dunya wa al-akhiiroh). Kebahagiaan di dunia diantaranya mendapatkan furqon atau kecenderungan hati untuk mengetahui yang haq dan yang bathil, kemudian dihapuskannya segala kesalahan dan dosa, mendapatkan jalan keluar dari kesempitan, rizki yang tak terduga, dan kemudahan segala urusannya, serta jaminan keberkahan bagi penduduk negeri bik langit maupun bumi.

Saudaraku, agaknya perlu dikaji lebih dalam lagi mengenai apa dan bagaimana taqwa. Semoga ceramah singkat ini akan mengundang rasa penasaran hadirin semua untuk lebih menggali lebih dalam lagi mengenai apa itu taqwa.
Baiklah barang kali demikianlah yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya mohon dapat diamaafkan dan dimaklumi. Billahi Taufik Wal Hidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.