Minggu, 02 Desember 2018

4 Contoh Pidato Tentang Mengikuti Sunnah Rasul | Kumpulan Pidato

Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami akan menyampaikan beberapa materi khusus yang berhubungan dengan pidato; tidak lupa pula kami juga akan memberikan berbagai macam contoh teks naskah pidato sehingga keduanya (baik teori dan praktek) pidato kita bisa semakin baik lagi.
Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan Lainnya. 

Contoh Pidato



Assalamu'alaikum Wr.Wb
Para hadirin yang berbahagia,
Sebagai umat islam tidaklah cukup hanya dengan mengakui adanya Allah dan mengakui jika Muhammad itu utusan Allah. Mengakui adanya Allah dan Rasulullah Muhammad, tetapi tidak mengerjakan tuntunannya, juga dianggap kurang sempurna imannya.
Jadi, orang muslim yang berharap surga kelak di akhirat, tetapi tidak melaksanakan sunah Rasul, maka keinginann itu hanya sia-sia. Artinya, tak mungkin ia mendapatkan syafa'at dari Rasulullah kelak di hari Kiamat.
Setiap orang yang mengakui beriman, maka hendaknya harus mengenal Allah (mengenal Allah dalam tanda kutip); dan harus mengakui keberadaan-Nya. Kemudian menyembahnya. Lalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dalam Al-Qur'an disebutkan sebuah firman Allah sebagai berikut:
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُوَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Artinya:
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS: Ali Imran Ayat: 31)
Beriman kepada Allah saja belumlah cukup jika tidak menyintai dan mengikuti ajaran Rasulullah saw. Pada surat Ali Imran disinggung bahwa apabila seseorang benar-benar menyintai Allah, maka hendaknya mengikuti tuntunan Rasulullah. Kalau keduanya dapat berjalan dengan baik, maka ia akan mendapatkan rahmat dari Allah, yaitu berupa ampunan atas dosa-dosa yang dilakukannya. Kalau sudah demikian, maka sangat besar kemungkinannya kelak masuk surga.
Para hadirin rahimaukumulloh,
Jika kita berikrar dengan mengucapkan dua kalimat syahadat berarti telah mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah. Hendaknya ikrar itu janganlah hanya di bibir saja tetapi haruslah diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Islam memiliki aturan-aturan dan Allah memberi perintah serta larangan-larangan. Semua itu harus dikerjakan dan dipatuhi. Orang yang mengakui bahwa Rasulullah adalah utusan Allah, tetapi ia tidak menjalankan ibadah sebagaimana yang dikerjakannya, maka berarti ia melakukan penyimpangan.
Amal ibadah yang kita kerjakan sekarang ini harus sejalan dengan ajaran Rasulullah. Jika menyimpang, berarti bid'ah. Sedangkan bid'ah ialah menambah dan mengurangi hukum sehingga menjadi berdosa bagi pelakunya.

Karena itu segala yang dilarang Rasulullah saw. maka hendaknya kita menjauhinya. Segala yang diperintahkan atau dianjurkan, haruslah kita kerjakan. Ini namanya mengikuti sunah Rasul dan sebagai ahli sunah waljamaah.
Para hadiirn rahimakumulloh,
Dalam Al-Qur'an diterangkan tentang firman Allah yang artinya, "Segala sesuatu yang diberikan Allah kepadamu, maka ambilah dan apa yang dilarang-Nya, maka tinggalkanlah." (QS. 59:7)
Kalimat "sesuatu yang diberikan kepadamu" dalam ayat tersebut mempunyai makna suatu ajaran atau perintah Rasulullah kepada uamt-Nya. Sedangkan kalimat "apa yang dilarangnya" adalah suatu larangan yang tidak boleh untuk dilakukan. Karena itu perintahNya hendaknya kita kerjakan dan laranganNya kita tinggalkan.
Sementara itu ada golongan orang yang bilang, bahwa Muhammad adalah manusia biasa. Dia juga pernah khilaf dan pernah berbuat kesalahan.
Dalam urusan duniawi, Nabi Muhammad adalah manusia biasa seperti kita-kita ini. Bahkan dia orangnya tak pernah bersekolah. Dia dibesarkan dalam keluarga sederhana dan menjadi anak yatim sejak kecil.

Namun dalam urusan syariat Islam, perkara perintah dan larangan yang berkenaan dengan agama, maka Muhammad berperan sebagai Rasulullah. Sebagai utusan Allah. Segala yang dikatakannya bukan karena hawa nafsunya, tetapi berdasarkan firman dan wahyu Allah.
Allah berfirman, "Dan tidaklah ia (Muhammad) berkata menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapan itu tidak lain hanyalah wahyu yang disampaikan kepadanya." (QS. 53:3-4).
Hal-hal yang berkenaan dengan hukum atau syara', maka Rasulullah selalu menyampaikan berdasarkan firman (wahyu) Allah. Lebih-lebih jika ada masalah yang tidak dapat diputuskan, maka segera turun firman Allah untuk memberi jalan pemecahan itu. Sehingga setiap ayat Al-Qur'an sebenarnya memiliki Asbabun Nuzul yaitu sebab-sebab turunnya firman Allah tersebut.
Karena itulah Rasulullah adalah sosok manusia yang harus diteladani, ucapan dan perilakunya yang termuat dalam hadis haruslah ditiru oleh setiap muslim. Allah berfirman "Sesungguhnya ada pada diri Rasulullah itu teladan yang baik bagimu, yakni bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (percaya) akan tibanya yaumil Akhir (Kiamat) dan banyak menyebut nama Allah."
Para hadirin yang saya hormati,

Sesunggunya banyak ayat-ayat Al-Qur'an yang menerangkan dan menganjurkan agar kita mematuhi Rasulullah Muhammad. Allah menjelaskan bahwa barangsiapa mematuhi Rasul maka berarti mematuhi Allah, hal ini mematuhi makna bahwa seseorang yang mematuhi Rasul maka pasti mematuhi Allah. Akan sia-sia jika seseorang mematuhi Nabi namun syirik menyekutukan Allah, keduanya harus sejalan.
Mematuhi Rasul tidak hanya membanggakan kelebihan-kelebihannya. Namun yang dimaksudkan menyintai ialah melakukan segala tuntunan dan ajarannya dengan penuh kosekuen. Adakalanya orang saking cintanya kepada Rasulullah sehingga timbulah pengkultusan. Menyintai secara berlebih-lebihan sedangkan ajarannya dilupakan. Hal yang demikian ini bukanlah berarti cinta Rasul.
Kita boleh menyintai Rasul. Kita boleh mengagungkannya. Bahkan kita dianjurkan agar memanjatkan shalawat selalu kepada Rasulullah. Namun kita tidak boleh mengkultuskannya. Kita tidak boleh menyembahnya. Sebab mengkultuskan atau menyembah Rasulullah sama artinya dengan syirik. Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk meneladani Rasulullah; bukan untuk menyembahnya.
Para hadirin yang berbahagia,

Jika kita mau meneladani sifat-sifat Rasulullah saw. maka tentu akan menjadi manusia yang berakhlak luhur. Perilaku Rasulullah selalu terpuji, disukai teman dan disegani lawan. Semenjak kecil, benih-benih akhlakul karimah sudah dimilikinya. Orang yang paking kita muliakan dan kita hormati adalah Nabi Muhammad saw. Dia lah yang kelak memberi syafa'at, atau pertolongan bagi setiap muslim yang mengalami kesulitan. Yakni kesulitan ketika sudah berada di Yaumil Hisab atau hari perhitungan amal. Bukankah dalam Al-Qur'an diterangkan, " Dan sesunggunya kamu (Muhammad) benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, yaitu Allah (Agama Islam). (QS. 42:52)

Muhammad adalah manusia yang diangkat Allah menjadi Rasul. Dialah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus, memberi penerang dari kegelapan. Ajaranya adalah cahaya kebenaran. Karena itu kita wajib mmenjalankan perinyahnya. Sebab apa yang diperintahkan Rasulullah saw. juga perintah Allah SWT. Barangsiapa yang patut kepada Rasulullah berarti patuh kepada Tuhannya. Siapa yang durhaka kepada Rasullah berarti Pula durhaka kepada Tuhannya. Rasulullah tidak pernah memerinyahkan tentang syariat kecuali berasal dari Allah.
Kemuliaan Nabi Muhammad tidak hanya diagungkan oleh umatnya, tetapi malaikatpun memujinya. Hal itu terbutkti bahwa Allah dan para malaikatNya mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad . Karena itu, hendaknya kitapun mengucapkan shalawat dan salam kepadanya pula.
Oleh sebab itu, sebagai umat muslim yang memegangi ajarannya, maka hendaknya kita mengikuti apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah, larangan kita tinggalkan dan perintahnya kita lakukan. Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan syafa'at dari Nabi Muhammad saw. Nanti di hari kiamat, terutama di Yaumil Hisab. Amin
Bilahit taufiq wal hidayah wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.


Backlink: