Jumat, 02 November 2018

Contoh Ceramah Islami tentang Sabar

Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami akan menyampaikan beberapa materi khusus yang berhubungan dengan pidato; tidak lupa pula kami juga akan memberikan berbagai macam contoh teks naskah pidato sehingga keduanya (baik teori dan praktek) pidato kita bisa semakin baik lagi.

Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan Lainnya.
 

Contoh Pidato




Berikut ini contoh ceramahnya.

Pembukaan atau mukadimah dalam bahasa arab yang ditulis latin:

Bismillahirahmaanirrahiim.. Assalamu alaikum wr., wb.,
Alhamdulillahi rabbil 'alamiin. Wa bihii nasta'iinu 'alaa umuri dunya waddiin. Wa 'alaa aalihii wa ashhabihi ajma'iin.

Qolallohu ta'aala fil quranil kariim, audzubillahi minasysyaithoonirrojiim:

Innallaha ma'a ashshoobiriin. Al ayat.

Hadirin yang mengharapkan ridho Allah. Pertama-tama, mari kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah SWT. Atas berkah dan Rahmat Nya, kita masih diberikan nikmat sehat jasmani dan rohani.

Tidak lupa juga, shalawat serta salam, semoga tetap dicurah-limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabatnya, para tabi'in, dan semoga sampai kepada kita selaku umatnya.


Inti ceramah:

Hadirin yang mengharapkan ridho Allah.

Di antara kita yang hadir di sini pasti pernah memiliki sebuah keinginan besar yang tidak atau belum tercapai. Benar?

Saya pun sama demikian.

Adakalanya hidup ini tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Harapan yang kita miliki dari dahulu mungkin belum tercapai juga hingga saat ini.

Anda yang profesi nya sebagai pebisnis mungkin pernah memiliki konsep yang diyakini akan mendatangkan keuntungan besar, namun kenyataannya malah menjadi rugi.

Semua itu merupakan cobaan atau ujian dari Allah bagi kita. Ujian itu akan berhasil ketika kita dapat melewati masa sulit yang sedang dihadapi.

Bagi kita umat muslim yang yakin dengan adanya qodho dan qadhar dari Allah, maka kita tidak akan pernah putus asa ketika menemukan kegagalan, karena kita yakin bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.

Logika sederhananya bisa Anda lihat bukit. Ketika kita mendaki bukit tentunya lelah akan kita rasakan karena medannya yang menanjak. Tapi, setelah tanjakan itu, apa yang akan kita temukan?

Ya, setelah itu kita akan menemukan jalan yang datar. Begitu juga dengan perjuangan hidup ini. Kadang ada saat di mana kita berjaya, dan ada juga saat di mana kita ada dalam kesulitan.

Hakikatnya, jaya atau pun susah itu merupakan ujian. Ketika jaya, kita diuji dengan kesenangan. Apakah dengan kesenangan itu kita akan bersyukur, atau malah sebaliknya. Begitu juga ketika kita sedang dalam masa sulit. Akankah kita bersabar atau justru sebaliknya.

Dalam muqadimah tadi, saya telah membacakan salah satu potongan ayat suci Al Quran surat Al-Baqarah ayat 153 yang berbunyi: "Innallaha ma'ashshoobiriin". Artinya: "Bahwa sesungguhnya Allah selalu menyertai orang-orang yang sabar".

Sabar merupakan kata yang berasal dari bahasa arab "Ash-shabrun". Sabar dapat kita artikan sebagai suatu sikap istiqamah dalam kebaikan. Artinya, orang yang memiliki sikap sabar yaitu orang yang dapat konsisten untuk tetap berada di jalan yang benar serta mampu menahan dirinya dari perbuatan yang bisa menjadikannya "terjerumus".

Sabar bukan berarti kita diam dan hanya menyerahkan semuanya kepada Allah. Karena dalam surat yang lain Allah berfirman, yang artinya: Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali ia yang mengubah dirinya sendiri.

Artinya ketika kita sedang diuji dengan kesulitan, maka kita pun wajib untuk tawakal. Tawakal maksudnya yaitu berusaha untuk memperbaiki keadaan (ikhtiar).

Janji Allah dalam surat Al-Baqarah di atas telah jelas, bahwa Dia akan selalu bersama dengan orang yang sabar.

Barang siapa yang dapat bersabar (istiqamah dalam kebenaran) niscaya ketaqwaannya akan meningkat, dan Allah pun akan menambah kebahagiaan dan mengganti kesulitan yang dihadapinya dengan kemudahan.

Semoga kita tergolong ke dalam orang-orang sabar yang selalui disertai oleh Allah SWT.


Penutup:

Semoga di pertemuan kita kali ini dapat menambah ilmu dan ketaqwaan kita, sehingga kita mendapatkan ridho dari Nya.

Pembahasan ini kita akhiri sampai di sini.
Mohon maaf apabila ada salah kata dari lisan ini.

Billahi taufik walhidayah. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu.