Kamis, 08 November 2018

Ceramah tentang kewajiban shalat dalam kondisi apapun

Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami akan menyampaikan beberapa materi khusus yang berhubungan dengan pidato; tidak lupa pula kami juga akan memberikan berbagai macam contoh teks naskah pidato sehingga keduanya (baik teori dan praktek) pidato kita bisa semakin baik lagi.

Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan Lainnya.

Contoh Pidato



Ceramah ini isinya menyampaikan bahwa umat muslim tidak boleh meninggalkan shalat dalam kondisi apapun itu termasuk sakit.

Contoh ceramah:

Saudara sekalian yang saya hormati. Shalat adalah rukun islam kedua yang wajib didirikan. Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Ketika kita mendirikannya dengan benar, niscaya kita akan terhindar dari perbuatan yang tercela. Seperti keterangan yang berbunyi: Inna shalata tahna anil fahsyai wal munkari.

Apapun alasannya, shalat tetap harus kita laksanakan. Allah SWT melalui Rasulullah SAW telah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat 5 waktu tanpa kecuali. Meskipun begitu, Allah telah memberikan keringanan dan kemudahan bagi kaum muslimin. Ketika keadaan kita tidak dapat berdiri karena sakit, kita masih bisa melaksanakannya sambil duduk. Bila tidak mampu duduk, kita dapat berbaring, dan seterusnya.

Keringanan itu dalam istilah lainnya adalah rukhsah (dibaca ruhsoh) merupakan suatu isyarat bahwa kita umat muslim benar-benar harus mendirikan shalat dalam situasi dan keadaan seperti apapun itu. Saat di kebun, dalam bepergian, dan dimana pun kita berada, selama napas kita masih berhembus kewajiban shalat tetap melekat dalam diri kita, terkecuali bila akal seseorang terganggu (sakit jiwa) dan keluar dari Islam.

Bila melihat sejarah diwajibkannya shalat 5 waktu, Nabi Muhammad SAW melewati beberapa perjalanan yang kita sebut isra dan miraj. Dari kejadian isra miraj beliau, kita diberikan kabar gembira bahwa yang termasuk umat beliau hanya diwajibkan menjalankan 5 waktu saja. Berbeda dengan umat pada Nabi terdahulu yang jumlah shalatnya adalah 50 waktu.

Berdasarkan hal tersebut kita sebaiknya bersyukur atas pengurangan jumlah waktu dalam shalat hanya menjadi 5, dan mencoba untuk tidak meninggalkannya dimanapun, kapanpun dan bagaimanapun keadaan kita.

Semoga ceramah ini dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Tuhan semesta alam (Allah SWT). Mohon maaf bila ada salah kata. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalam.