Senin, 15 Oktober 2018

Contoh Pidato Dampak Pencemaran Lingkungan dan Solusinya



Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami akan menyampaikan beberapa materi khusus yang berhubungan dengan pidato; tidak lupa pula kami juga akan memberikan berbagai macam contoh teks naskah pidato sehingga keduanya (baik teori dan praktek) pidato kita bisa semakin baik lagi.

Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan Lainnya.

Contoh Pidato

   

Berikut ini teks/naskah pidato-nya:

Assalamu alaikum wr wb ...
Bapak/Ibu sekalian yang hadir di acara penyuluhan lingkungan ini kami ucapkan selamat bertemu. Semoga melalui pertemuan ini banyak faedah atau manfaat dan pelajaran yang dapat kita ambil. Sehingga kami berharap, semoga setelah pertemuan ini kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak/Ibu yang kami hormati.

Pencemaran lingkungan akhir-akhir ini semakin tak terkendali. Di daratan misalnya terjadi pada tanah, di perairan misalnya pada sungai, dan pencemaran udara (di atmosfer) seakan tidak kunjung reda.

Pencemaran tanah sebagian besar terjadi di areal pertanian. Misalnya penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan dapat mengakibatkan produktivitas tanah menurun, dan struktur tanah menjadi rusak. Belum lagi efek lain yang ditimbulkan seperti terganggunya keseimbangan ekosistem dapat menyebabkan alam ini hilang stabilitasnya.

Pencemaran di air terjadi pada areal sungai. Misalnya pembuangan sampah atau limbah rumah tangga ke sungai dapat menyebabkan berbagai kerugian, seperti datangnya banjir karena saluran atau aliran air jadi terganggu (tersumbat). Selain itu, pembuangan limbah rumah tangga misalnya sabun cuci ke perairan dapat menurunkan kadar oksigen di air, sehingga makhluk hidup di sana akan terganggu.

Dan pencemaran udara terjadi hampir di setiap wilayah yang berpenghuni. Ini hal yang paling menjadi sorotan publik, karena dengan adanya pencemaran udara akibat peningkatan gas-gas rumah kaca dapat meningkatkan pula suhu atau temperatur atmosfer.

Peningkatan karbon dioksida, gas metana, dan gas rumah kaca lainnya dapat mengakibatkan pemanasan global. Lain dari itu, peningkatan CFC (Chloro Fluoro Carbon) dapat menyebabkan menipisnya lapisan ozon hingga berlubang. Jika ozon berlubang, akibatnya, sinar ultra violet bisa masuk seluruhnya ke permukaan bumi melalui lubang tersebut. Dampaknya tentu sangat besar, terlebih jika ini terus terjadi, misalnya yaitu kemungkinan terjadinya gagal panen secara massal, sebagian populasi dapat menghilang, naiknya permukaan laut, dan sebagainya.

Dampak-dampak yang telah disebutkan tadi tentunya akan berpengaruh juga pada kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi, termasuk kita manusia juga akan terkena dampaknya.

Bapak/Ibu tahu bagaimana solusi nya?

Ya, solusinya yaitu dengan mengurangi polutan yang masuk ke dalam lingkungan (baik ke perairan, ke tanah dan/atau ke udara).

Bagaimana solusi mengatasi pencemaran di darat? Solusinya adalah dengan menggunakan pupuk dan pestisida atau insektisida dengan bahan-bahan alami. Misalnya melakukan pemupukan berseling (musim tani sekarang menggunakan pupuk alami, dan musim depan bisa menggunakan pupuk pabrik). Solusi itu kami pikir cukup bijaksana.

Lalu. Bagaimana solusi untuk pencemaran di air? Mudah saja Pak, Bu. Caranya cukup dengan tidak membuang sampah ke sungai, atau membuat pembuangan khusus untuk limbah rumah tangga. Cara tersebut tentunya tetap memperhatikan prinsip-prinsip wawasan lingkungan.

Bagaimana cara mengatasi pencemaran udara, sedangkan sumbernya semakin banyak dan seolah tak tertahankan? Untuk memberikan solusi terkait permasalahan pencemaran di udara memang cukup kompleks, karena banyak sekali sumbernya (penghasil polutan). Meski demikian, namun kita bisa melakukan kegiatan mandiri (khusus dimulai dari diri kita sendiri) untuk solusinya. Misalnya dengan tidak membakar sampah, menanam pohon-pohon yang memiliki daya serap besar terhadap gas rumah kaca. Dengan cara itu, setidaknya kita dapat mengurangi polusi udara.

Pohon yang ditanam oleh Bapak/Ibu nantinya akan memberikan sumbangan oksigen untuk makhluk hidup. Bukankah ini adalah pekerjaan yang mulia? Dengan menanam pohon, kita bisa menciptakan kebaikan untuk alam ini dan untuk semua makhluk hidup yang ada di sekitar kita.

Kesimpulannya:

Untuk mengurangi dampak buruk dari pencemaran lingkungan, sebagai manusia yang Insya Allah peduli terhadap lingkungan, kita perlu memiliki kesadaran bahwa segala bentuk pencemaran itu tidak baik.

Sebagai solusinya, maka kita wajib mengurangi polutan yang masuk ke lingkungan agar keberadaannya tidak terlalu melebihi batas. Adapun untuk mengatasi pencemaran udara kita perlu melakukan gerakan Go Green, Back to Nature.

Pembahasan ini saya cukupkan sampai di sini. Semoga pidato yang disampaikan dapat memberikan pengetahuan tambahan bagi kita semua terkait dampak dan solusi pencemaran lingkungan, sehingga kesadaran dan kepedulian dalam menjaga lingkungan dari pencemaran semakin besar.