Senin, 22 Oktober 2018

4 Contoh Pidato Tentang Meningkatkan Amal Shalih | Kumpulan Pidato

Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami akan menyampaikan beberapa materi khusus yang berhubungan dengan pidato; tidak lupa pula kami juga akan memberikan berbagai macam contoh teks naskah pidato sehingga keduanya (baik teori dan praktek) pidato kita bisa semakin baik lagi.
Memang harus kita akui, kemampuan berpidato sangatlah tidak mudah dipelajari, kita butuh berbagai teori yang memadai, tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk latihan secara konsisten sehingga nanti kita bisa menyampaikan pidato dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami sengaja mengumpulkannya dengan harapan para sahabat bisa lebih mudah dan praktis dalam mempelajari teori dan contoh pidato.Banyak sekali contoh Pidato dari pidato bahasa inggris , pidato tentang narkoba,pidato bahasa indonesia,pidato kemerdekaan, pidato tentang kebersihan, pidato jokowi, pidato perpisahan, pidato Tentang Guru,pidato agama islam,pidato globalisasi dan Lainnya. 


Contoh Pidato



Assalamu'alaikum Wr.Wb
Para hadirin sekalian,
Semua orang di dunia ini akan mendambakan kehidupan yang tentram, aman dan damai. Mereka berharap bisa hidup berdampingan dengan nyaman. Kehidupan seperti itu bisa diwujudkan jika masing-masing kita memelihara amal shalih dan menjauhi perbuatan munkar. Sebab perbuatan munkar hanya akan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Orang-orang yang berbuat keji dan munkar tidak akan diterima di tengah-tengah lingkungannya. Atau, paling tidak ia menjadi tidak disenangi. Sebaliknya orang yang selalu berbuat baik atau beramal shalih, akan disenangi karena memang bergaul denga orang semacam ini. Sangatlah menyenangkan.
Sebagai seorang muslim tidak sepatutnya kita menampakan perilaku buruk di tengah masyarakat. Namun hendaknya tekun beramal shalih dan senantiasa amalan itu semakin hari semakin kita tingkatkan. Untuk dapat mewujudkan perilaku amal shalih, maka hendaknya kita tegakan amar makruf nahi munkar. Artinya, kita berusaha mengajak orang lain kepada kebaikan dan mencegah kenunkaran.

Para hadirin rahimakumuloh,
Rasulullah saw. bersabda, "Hendaklah kalian mengajak orang pada kebaikan, sekalipun kalian belum mampu melaksanakannya, dan cegahlah orang yang berbuat keburukan, sekalipun kalian belum mampu menghentikannya."
Dalam Al-Qur'an surat At Taubah ayat 71, Allah berfirman:
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ
يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
Artinya:
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma´ruf, mencegah dari yang munkar... (QS: At-Taubah Ayat: 71)

Demikianlah ciri-ciri orang beriman. Sesungguhnya jika seorang beriman hidup di tengah masyarakat, maka ia akan selalu menciptakan kesejukan. Bahkan terhadap sesama muslim akan menjadi pengayom atau pelindung dari kemungkaran. Karena itu, terhadap sesama saudara muslim atau kepada selain muslim hendaknya kita mengajak Abu Darda'mengatakan, "Barangsiapa memperingatkan saudaranya di depan banyak orang, berarti ia telah mempermalukannya. Tetapi jika memberi peringatan itu dengan empat mata (berdua), maka manfaatnya akan lebih besar. Jika peringatan itu tidak dihiraukan, maka bolehlah ia meminta bantuan orang lain. Jika kemaksiatan itu dibiarkan maka akan menjadi penyakit dan membudaya di tengah masyarakat. Akhirnya masyarakat pada umumnya akan terkena Adzab dari Allah."
 
Adzab Allah... Inilah yang kita takutkan.
Apabila di suatu tempat telah membudaya kemaksiatan, sedangkan para ulama enggan mengingatkan kemunkaran itu. Maka tempat itu akan menjadi buruk dan bisana. Artinya, Allah akan menimpakan Adzab kepada mereka. Adzab yang datang itu bermacam-macam, mungkin berupa bencana penyakit, bencana peperangan, bencana kelaparan dan sebagainya. Rasulullah saw. bersabda, "Demi Allah, sungguh kalian harus amar makruf dan nahi munkar. Jika tidak, pasti Allah menimpakan malapetaka kepada kalian, kemudian setelah itu kalian memanjatkan do'a dan Allah mengampuninya.
Hendaknya tujuan kita menegakan amar makruf dan membasmi nahi munkar ialah semata-mata mencari Ridho Allah, semata-mata menegakan agamaNya dan tidak ada sedikitpun unsur mementingkan diri sendiri. Misalnya ingin dipuji dan sebagainya. Insya Allah dengan tujuan itu, Allah akan memberi bantuan pertolongan dalam keperluan itu. Amar makruf nahi munkar yang kita kerjakan akan dapat dilakukan dengan mudah. Tidak ada kendala yang berat. Bukankah Allah telah berfirman.

Kemudian, Apakah syarat-syarat yang harus diperhatikan dalam rangka beramar makruf dan nahi munkar? Hendaknya seseorang memiliki lima syarat, yaitu ilmu, ikhlas, menggunakan metode yang tepat dan baik, bersikap sabar dan melakukan hal-hal yang diperintahkan Allah.
Berilmu artinya kita harus memiliki ilmu agama dalam menegakan amar makruf dan nahi munkar. Di tengah masyarakat, jika kita tidak memiliki ilmu tentang agama maka kita akan dilecehkan jika mencegah kemunkaran. Kemudian didasari dengan niat ikhlas, hanya karena Allah. Bukan untuk dipuji

Syarat yang lainnya ialah memiliki metode atau cara yang tepat dan benar. Hendaknya kita memberi nasihat yang baik, Penuh dengan kasih sayang dan lemah lembut. Janganlah memberi nasihat yang memunkinkan orang menjadi tersinggung.
Lalu sayart berikutnya adalah sabar. Artinya, kita harus sabar menghadapi bermacam-macam orang. Sabar pula menunggu perubahan sikap dari mereka. Dan yang tak kalah pentingnya ialah kita jangan asal ngomong. Jika telah berani beramar makruf dan nahi munkar maka kita harus konsekuen. Artinya, kita harus melakukan perbuatan-perbuatan baik, melaksanakan perintah Allah dengan sungguh-sungguh serta menghindari kemaksiatan. Setidak-tidaknya kita memberi contoh yang baik terhadap orang yang kita peringatkan. Tanpa sikap ini, kita akan ditertawakan. Akan dituduh hanya bisa ngomong tanpa bisa melakukan.
Demikianlah apa yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Jika ada kesalahan, maka hal itu karena Khilaf dan kebodohan ilmu saya. Namun jika dalam materi itu dapat dipetik kebenarannya, maka hal itu semata-mata karena Ilmu Allah. Mohon maaf atas segala kekurangannya.
Bilahit taufiq wal hidayah wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.