Sabtu, 23 Juni 2018

Contoh Teks Pidato Mensyukuri Nikmat Allah


Pengertian Pidato

Contoh Pidato Terbaru - Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Biasanya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi serta pernyataan tentang hal-hal atau peristiwa penting dan juga patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin guna memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Pidato merupakan suatu ucapan yang memiliki susunan yang baik guna disampaikan kepada orang banyak. Contoh pidato penting seperti pidato kenegaraan, pidato dalam menyambut hari besar, pidato untuk membangkitkan semangat, dan lain sebagainya.

Pidato yang baik adalah suatu pidato dapat memberikan kesan positif bagi orang-orang banyak yang mendengarkan pidato yang disampaikan tersebut. Kemampuan dalam berpidato atau berbicara di depan publik dapat membantu dalam meraih jenjang karir yang baik.
Berpidato merupakan salah satu wujud dalam kegiatan berbahasa lisan. Oleh karena itu itu, berpidato mementingkan ekspresi gagasan serta penalaran dengan memakai bahasa lisan yang didukung aspek nonbahasa, seperti ekspresi wajah, pelafalan, kontak pandang, dan intonasi suara. Pidato yang baik memerlukan beberapa kriteria. Berikut kriteria dalam berpidato. ( Kumpulan Contoh Pidato )

Kriteria Berpidato
  • Isi pidato yang akan disampaikan memiliki kesesuaian dengan kegiatan atau acara yang berlangsung.
  • Isinya bersifat menggugah serta dapat bermanfaat bagi para pendengar pidato tersebut.
  • Isi pidatonya tidak menimbulkan pertentangan.
  • Isinya benar, objektif, dan jelas.
  • Bahasa yang dipakai dapat dengan mudah dipahami pendengar.
  • Bahasanya disampaikan dengan santun, bersahabat, dan rendah hati.


Contoh Pidato



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamduillahirobbil 'alamin, segala puji dan syukur marilah bersama-sama kita panjatkan kehadirat Allah subhanahu wata'ala atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini bersama-sama. Berkumpul dalam sebuah kondisi yang kita idam-idamkan, yaitu berada dalam keadaan bertakwa kepada Allah.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw. Dialah panutan ummat muslim sedunia, suri tauladan, panutan yang patur dicontoh oleh setiap muslim tanpa memandang suku, ras dan golongan. Beliau juga panutan bagi setiap muslim dimana saja ia berada, dan patut untuk diteladani perilakunya kapan saja.

Hadirin yang berbahagia...
Begitu banyak nikmat yang teah Allah anugerahkan kepada manusia. Sangat banyak dan tak terbilang jumlahnya. Sakig banyaknya, tak ada seorangpun yang mampu untuk menghitungnya. Dari sekian banyak nikmat Allah itu, hanya satu hal yang Allah tuntut atas manusia, yaitu bersyukur.
Menjadi manusia yang pandai bersyukur. Bersyukur atas nikmat rejeki, nikmat kesehatan, nikmat hidup, nikmat berupa ketenangan jiwa, nikmat atas pemanfaatan alam lingkungan, dan lain sebagainya. Sudahkah kita berusaha untuk menjadi hamba yang pandai bersyukur?
Kita ambil contoh kecil saja. Allah karuniakan kepada kita sepasang mata. Dengan mata itu, kita bisa melihat indahnya dunia ini. Dengan mata itu pula kita bisa membaca, berjalan tanpa salah arah dan berbagai hal lainnya. Nikmat Allah itu memang baru akan terasa begitu besar dan bernilainya, ketika nikmat itu telah hilang dari diri kita. 

Hadirin yang berbahagia...
Andai saja, Allah mencabut nikmat sepasang mata ini, sungguh apapun akan manusia korbankan agar nikmat mata itu bisa kembali ada pada dirinya. Berobat kesana-kemari, dengan tenaga dokter ahli yang berbayar mahal, di rumah sakit dengan peralatan yang serba canggih. Tidak terbayangkan, berapa banyak biaya yang harus ia keluarkan untuk itu.
Nah, hari ini Allah memberikan nikmat berupa kedua mata ini kepada kita secara gratis. Tanpa harus membeli atau menyewa. Semua itu Allah berikan secara cuma-cuma. Hanya saja, kebanyakan manusia itu memang lalai. Mata digunakan untuk melihat kemaksiatan dan kemungkaran.
Itu baru satu contoh kecil nikmat Allah yang ada pada manusia. Padahal, selain mata, masih banyak sekali nikmat Allah yang ada pada tubuh kita. Belum lagi nikmat-nikmat lain yang Allah berikan kepada manusia.

Untuk itu, dalam kesempatan yang baik ini, marilah kita instrospeksi diri kita masing-masing. Sudahkah kita bersuyukur kepada Allah? Mata digunakan melihat hal-hal yang bermanfaat, mulut digunakan untuk mengagungkan asma Allah, nasehat menasehati manusia agar senantiasa taat kepada Allah. Telinga digunakan untuk mendengarkan ayat-ayat suci Al Quran dan hal-hal lain yang bermanfaat. begitu juga dengan tangan kita, kaki kita, tubuh kita dan lain sebagainya.
Hadirin yang dimulyakan Allah..
Dalam kesempatan kali ini, kami kembali menghimbau pada diri kami pribadi, juga kepada hadirin semua, marilah kita selalu berupaya dan berusaha untuk menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur. Beruntunglah aorang-orang yang pandai bersyukur dan amat merugilah aorang-orang yang mengkufuri nikmat Alah itu.
Sekian pidato singkat tentang mensyukuri nikmat Allah


Mungkin Yang Kamu Cari: